
Timnas Portugal mulai bersiap menghadapi Piala Dunia 2026 dengan pendekatan yang lebih realistis, termasuk dalam menyusun lini serang. Cristiano Ronaldo tetap menjadi figur penting, namun perannya diproyeksikan tidak lagi mutlak seperti sebelumnya. Di usia yang akan menginjak 41 tahun saat turnamen berlangsung, Ronaldo diperkirakan tidak akan bermain penuh di setiap pertandingan, seiring rencana pelatih untuk membawa tiga penyerang utama ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Selama kondisi fisiknya terjaga, Ronaldo dipastikan tetap masuk dalam skuad sebagai kapten dan pemain berpengalaman. Namun, posisinya akan diiringi persaingan ketat dari penyerang lain, salah satunya Goncalo Ramos yang kini memperkuat Paris Saint-Germain. Ramos sebelumnya sudah membuktikan kapasitasnya ketika mendapat kesempatan besar di Piala Dunia 2022, sehingga kini kembali menjadi opsi serius di lini depan Portugal.
Situasi ini menuntut Ronaldo untuk menerima pengelolaan menit bermain yang lebih hati-hati pada fase akhir kariernya. Meski demikian, naluri kompetitifnya tetap kuat dan keinginannya untuk terus berperan besar belum surut. Di sisi lain, staf pelatih Portugal berupaya memastikan kedalaman skuad tetap terjaga, terutama menghadapi turnamen besar dengan kondisi cuaca ekstrem dan jadwal padat yang membutuhkan rotasi pemain.
Portugal sendiri berada dalam momentum positif setelah menjuarai UEFA Nations League 2025 dan mengamankan tiket langsung ke Piala Dunia. Beberapa laga uji coba di Amerika Utara juga akan menjadi bagian penting dari persiapan. Bagi Ronaldo, turnamen ini berpotensi menjadi kesempatan terakhir untuk meraih satu-satunya trofi besar yang belum pernah ia menangkan. Perannya mungkin berubah, tetapi pengaruh dan kontribusinya masih dianggap krusial bagi ambisi Portugal di panggung dunia.